Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo melihat potensi besar dalam pengembangan tenis lapangan melalui Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026. Cabang olahraga yang membutuhkan kombinasi fisik prima, teknik tinggi, dan kekuatan mental ini dipertandingkan dalam delapan cabang Kapolri Cup 2026 bersama kompetisi lintas institusi yang melibatkan Polri, TNI, dan masyarakat umum.

Tenis lapangan, meski belum menjadi olahraga massa di Indonesia, memiliki komunitas yang terus berkembang dan potensi prestasi internasional yang signifikan. Dengan sistem pembinaan Polri yang telah terbukti menghasilkan 50 medali di World Police and Fire Games 2025, tenis lapangan berpotensi menjadi cabang baru yang melahirkan atlet-atlet kompetitif.

“Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkap Wakapolri.

Melalui Kapolri Cup 2026, atlet tenis lapangan dari lingkungan Polri, TNI, dan masyarakat umum mendapat kesempatan untuk mengukur kemampuan dan berpotensi mendapat perhatian untuk dibina lebih lanjut dalam sistem pembinaan nasional.