Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan posisi Pekan Olahraga Nasional (PON) sebagai ajang pembuktian penting dalam pathway pengembangan atlet Polri sebelum terjun ke pentas internasional. PON, sebagai kompetisi olahraga multikabang terbesar di Indonesia, menjadi arena seleksi alam yang paling ketat bagi atlet-atlet terbaik tanah air.

Dalam sambutan pembukaan Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026), Wakapolri menjelaskan bahwa atlet Polri yang berprestasi di Kapolri Cup berpeluang menapaki jalur selanjutnya menuju Kejuaraan Nasional dan PON, sebelum akhirnya membela nama Indonesia di SEA Games, Asian Games, dan Olimpiade.

“Ke depan, level kompetisi Pekan Olahraga Polri akan terus kita tingkatkan sehingga menjadi salah satu tahapan penting bagi para atlet untuk naik ke level kompetisi yang lebih tinggi seperti Kejuaraan Nasional, PON, SEA Games, Asian Games, hingga kejuaraan dunia dan Olimpiade,” ungkap Wakapolri.

Pencapaian 30 medali di SEA Games 2025 dan 50 medali di World Police and Fire Games 2025 membuktikan bahwa sistem pathway ini bekerja — atlet Polri yang melewati setiap tahapan dengan konsisten benar-benar mampu menembus panggung internasional tertinggi.