Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menggambarkan visi besar Polri dalam membangun ekosistem olahraga yang terintegrasi — dari tahap pembinaan awal di Kapolri Cup, melalui serangkaian kompetisi nasional dan internasional, hingga panggung Olimpiade yang menjadi puncak dari perjalanan panjang setiap atlet.

Ekosistem yang terintegrasi ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan: Polri sebagai lembaga pembina, Kemenpora sebagai pengambil kebijakan nasional, KONI sebagai koordinator olahraga nasional, KOI sebagai pengelola partisipasi Olimpiade, dan induk cabang olahraga sebagai otoritas teknis di bidangnya masing-masing.

“Polri akan terus berkomitmen memperkuat pembinaan pada lebih dari 30 cabang olahraga binaan Polri serta memperkuat sinergi dengan Kementerian Pemuda dan Olahraga, KONI, KOI, dan induk cabang olahraga,” tegas Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo, Minggu (28/6/2026).

Dengan 6.698 atlet di Kapolri Cup 2026, 80 medali internasional di 2025, dan sinergi yang semakin kuat dengan berbagai lembaga olahraga nasional, ekosistem yang dibangun Polri semakin kokoh dan berpotensi menghasilkan lebih banyak lagi atlet berprestasi yang akan mengharumkan Indonesia di pentas dunia.