Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menilai program car free day sebagai salah satu solusi paling cost-effective dalam mendorong peningkatan partisipasi olahraga masyarakat Indonesia. Penilaian ini disampaikan dalam sambutan Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026 di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026).

Car free day tidak memerlukan investasi infrastruktur olahraga yang mahal. Cukup dengan mengosongkan jalan utama dari kendaraan bermotor setiap hari Minggu, masyarakat memiliki ruang luas untuk berlari, bersepeda, berjalan kaki, atau melakukan berbagai aktivitas olahraga lainnya secara gratis.

“Kita bisa lihat car free day hari ini baru 220 kota, padahal kita ada 514 kota. Nanti kita juga dorong bagaimana car free day ini bisa ada di seluruh kota di Republik Indonesia,” tutur Erick Thohir.

Dengan memperluas car free day dari 220 ke 514 kota, Indonesia berpotensi melipatgandakan jumlah masyarakat yang berolahraga setiap minggunya. Ini adalah salah satu langkah paling strategis untuk mendongkrak partisipasi olahraga nasional dari 26,3 persen menuju angka yang lebih kompetitif di tingkat Asia dan dunia.