Jakarta – Wakapolri Komjen Pol. Dedi Prasetyo menegaskan bahwa Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 dirancang bukan sekadar untuk menentukan siapa yang terkuat hari ini, melainkan untuk melahirkan juara-juara sejati yang akan membawa nama Indonesia di pentas internasional di masa mendatang. Penegasan ini disampaikan dalam sambutan pembukaan di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026).
Filosofi pembinaan yang diterapkan Polri menempatkan proses di atas hasil sesaat. Seorang atlet yang kalah di Kapolri Cup 2026 namun belajar dari kekalahannya dan terus berlatih keras bisa menjadi juara di SEA Games atau bahkan Olimpiade. Inilah makna pembinaan prestasi yang sesungguhnya.
“Kapolri Cup Tahun 2026 ini tidak hanya menjadi ajang pembinaan dan kompetisi bagi atlet Polri, tetapi juga membuka ruang partisipasi bagi rekan-rekan TNI dan masyarakat umum. Kegiatan ini merupakan ajang pembinaan prestasi, pencarian bibit atlet profesional, serta sarana mempererat persaudaraan,” kata Wakapolri.
Dari 6.698 atlet yang berkompetisi, beberapa di antaranya kelak mungkin akan berdiri di podium kejuaraan dunia. Dan perjalanan menuju podium itu dimulai hari ini, di arena Bhayangkara Sports Day Kapolri Cup 2026 yang bersejarah ini.