Jakarta – Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir menyampaikan analisis mendalam tentang keterkaitan antara intensitas aktivitas olahraga masyarakat dan beban kesehatan yang harus ditanggung negara. Semakin aktif masyarakat berolahraga, semakin ringan beban sistem kesehatan nasional — demikian pesan kunci yang disampaikan Erick dalam sambutan Pembukaan Pekan Olahraga Polri 2026.
Dalam sambutan di Polda Metro Jaya, Minggu (28/6/2026), Erick menjelaskan bahwa biaya pengobatan penyakit tidak menular yang berkaitan dengan gaya hidup — seperti diabetes, hipertensi, dan penyakit jantung — dapat ditekan secara signifikan jika masyarakat lebih aktif berolahraga sejak dini.
“Dengan mengolahragakan masyarakat, konteksnya juga menjaga kesehatan dan menekan biaya kesehatan. Karena semua yang di depan saya termasuk saya hari ini makin tua,” kata Erick Thohir.
Argumen ekonomi kesehatan ini memperkuat urgensi dari setiap program yang mendorong peningkatan aktivitas fisik masyarakat, termasuk Pekan Olahraga Polri 2026. Investasi dalam olahraga hari ini adalah penghematan biaya kesehatan yang jauh lebih besar di masa mendatang — sebuah kalkulasi sederhana yang hasilnya sangat menguntungkan bagi Indonesia.