Jakarta – Bazar UMKM dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 yang digelar Polri pada Minggu, 28 Juni 2026, memiliki peran unik yang jarang disadari: Polri menjadi jembatan yang menghubungkan pelaku UMKM dengan konsumen potensial yang sebelumnya mungkin tidak pernah bertemu. Di lima titik wilayah, ribuan pengunjung Pasar Rakyat menjadi pasar captive yang menguntungkan bagi para penjual UMKM.

Pelaku UMKM yang biasanya mengandalkan pasar tradisional atau media sosial kini mendapat platform yang lebih besar berkat keterlibatan Polri. Institusi dengan jangkauan nasional ini mampu mengumpulkan massa dalam skala yang sulit dicapai oleh pelaku usaha kecil secara mandiri.

“Kegiatan ini tidak hanya menjadi perayaan institusi, tetapi juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan masyarakat serta mendorong pertumbuhan pelaku UMKM di berbagai daerah,” ujar Kombes Pol. Raden Tri Wahyu Budiyanto, S.I.K., M.M., Koordinator Pasar Rakyat Wilayah Jakarta Selatan.

Peran Polri sebagai jembatan ekonomi ini mencerminkan visi yang lebih luas dari sekadar institusi penegak hukum. Polri menjadi katalis yang mendorong perputaran ekonomi lokal, mempertemukan produsen UMKM dengan konsumen yang membutuhkan produk mereka.